Bola basket yakni olahraga bola berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertarung mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang musuh. Bola basket sangat cocok untuk ditonton sebab umumdimainkan di ruang olahraga tertutup dan cuma membutuhkan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, bola basket mudah dipelajari karena bentuk bolanya yang besar, sehingga tidak menyulitkan pemain ketika memantulkan atau melempar bola tersebut. v\:* behavior:url(#default#VML); o\:* behavior:url(#default#VML); w\:* behavior:url(#default#VML); .shape behavior:url(#default#VML); Normal 0 false false false false EN-SG X-NONE AR-SA MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-fareast-language:EN-US; 1. SEJARAH Bola basket yaitu salah satu olahraga yang paling digemari oleh penduduk Amerika Serikat dan masyarakatdi pecahan bumi lainnya, antara lain di Amerika Selatan, Eropa Selatan, Lithuania, dan juga di Indonesia. Sejarah pertumbuhan Basket dianggap sebagai olahraga unik alasannya adalah diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang guru olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith., seorang guru Olahraga asal Kanada yang mengajar di suatu perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (suatu wadah perjaka umat Katolik) di Springfield, Massachusetts, harus menciptakan suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada abad piknik trend hambar di New England.Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan ketika kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang kini dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891. Menurut cerita, setelah menolak beberapa ide alasannya dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, beliau lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan suatu keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswanya untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu. Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di daerah kerja Dr. James Naismith.Basket ball(sebutan bagi olahraga ini dalam bahasa Inggris), yaitu sebutan yang digagas oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun menjadi secepatnya populer di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatiknya diposisikan di seluruh cabang YMCA di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun secepatnya dilaksanakan di kota-kota di seluruh negara bab Amerika Serikat. Pada awalnya,setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble,sehingga bola cuma mampu berpindah lewat pass (lemparan). Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 hukum dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith. Aturan dasar tersebut ialah selaku berikut: 1) Bola mampu dilemparkan ke segala arah dengan memakai salah satu atau kedua tangan. 2) Bola mampu dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, namun tidak boleh dipukul memakai kepalan tangan (meninju). 3) Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat mendapatkan bola, tetapi diperbolehkan jika pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa. 4) Bola mesti dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota badan lainnya tidak diperbolehkan memegang bola. 5) Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, menghantam, atau menjegal pemain musuh dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dijumlah sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berbentukpendiskualifikasian pemain pelanggar sampai keranjang timnya dimasuki oleh bola musuh, dan jika pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai musuh, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman dihentikan ikut bermain sepanjang pertarungan. Pada era ini, pergeseran pemain tidak diperbolehkan. 6) Sebuah kesalahan dibentuk pemain bila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5. 7) Apabila salah satu pihak melaksanakan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut memiliki arti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan). 8) Gol terjadi jika bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol. 9) Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat perihal kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila beliau memegang lebih usang dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. 10) Apabila salah satu pihak melaksanakan hal yang mampu menangguhkan pertandingan, maka wasit mampu memberi mereka sebuah perayaan pelanggaran. 11) Wasit berhak untuk mengamati permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu kalau terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit mempunyai hak penuh untuk mendiskualifikasi pemain yang melaksanakan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5. 12) Wasit pembantu mengamati bola dan mengambil keputusan kalau bola dianggap sudah keluar lapangan, perubahan kepemilikan bola, serta mengkalkulasikan waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menjumlah jumlah gol yang terjadi. 13) Waktu pertarungan yaitu 4 quarter masing-masing 10 menit Pihak yang sukses memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang. Pada Agustus 1936, saat menghadiri Olimpiade Berlin 1936, ia dinamakan sebagai Presiden Kehormatan Federasi Bola Basket Internasional. Terlahir sebagai warga Kanada, ia menjadi warga negara Amerika Serikat pada 4 Mei 1925. Naismith meninggal dunia 28 November 1939, kurang dari enam bulan sehabis menikah untuk kedua kalinya. 2. DASAR-DASAR BOLABASKET Untuk menjadi pemain yang baik perlu menguasai fumdamental (dasar-dasar teknik, seni manajemen dan taktik) dari permainan bola basket ini. Dengan menguasai isyarat serta mengenal lebih baik dasar-dasar permainan dan peraturan permainan yang berlaku di dunia internasional, diperlukan kualitas permainan yang kita sajikan akan bertambah baik dan makin maju. Teknik dasar permainan bola basket terdiri dari berbagai macam cara: Cara melempar dan menangkap bola Macam-macam operan dengan dua tangan: 1) The two hand chest pass : operan setinggi dada/ tolakan dada 2) The over head pass : operan atas kepala 3) The bounce pass : operan pantulan 4) The under hand pass : operan ayunan bawah Macam-macam operan dengan satu tangan: 1) The side arm pass/the base ball pass : operan samping 2) The lop pass : operan lambung 3) The back pass : operan gaetan 4) The jump hand pass : operan lompat Cara memasukkan bola atau menembak (shooting) Bila dilihat dari posisi badannya terhadap papan maka dapat dibedakan : 1) Menghadap papan (facing shoot) 2) Membelakngi papan (back up shoot) 3) Menghadap papan dengan perilaku berhenti 4) Menghadap papan dengan perilaku melompat 5) Menghadap papan dengan perilaku lari Cara berputar (Pivot) Memutar tubuh dengan salah satu kaki menjadi as/poros putaran (sesudah kita menerima bola). 1) Pivot lalu dribble (menenteng bola) 2) Pivot kemudian passing (melempar bola) 3) Pivot lalu shooting (menembakan bola) 3. POSISI PEMAIN · Guard · Point guard Demikian posisi-posisi yang ada dalam bermain basket, dengan dasar ini diharapkan kita dapat mengenali posisi kita dalam bermain menjadi lebih efisien dan tentu saja lebih baik lagi dalam bermain basket. 4. Latihan basket Unsur-komponen teknis itu yaitu: 1) Pembinaan fisik (conditioning). 2) Tehnik dasar permainan (fundamentals). 3) Pembinaan penyerangan dan pertahanan regu penyerang tanpa lawan, dengan 1 musuh dan dengan 2 lawan-tiga penyerang tanpa musuh, dengan 1 musuh dengan 2 lawan dan musuh 3 lawan-empat penyerang tanpa lawan, dengan 1, 2, 3, dan 4 musuh. 4) Penyerangan dengan kelima pemain. 5) Pertahanan 6) Cara melaksanakan pembekuan permainan. 7) Bentuk dan gaya-gaya permainan khusus. Rencana Latihan Mingguan 1) Pembinaan fisik (conditioning) 2) Tehnik dasar permainan mendasar: Passing-dribbling–rebuonding-shooting-footwork-individual offence 3) Dasar penyerangan. 4) Penyerangan kilat (fast break). 5) Dasar pertahanan regu. 5. ISTILAH DALAM BOLA BASKET 1) Fundamentals : Dasar-dasar 2) Drills : Latihan yang dikerjakan berulang-ulang 3) Passing : Lemparan bola (operan) 4) Passing : drills Latihan lemparan bola berulang-ulang 5) Passing : games Latihan lempar tangkap 6) Shooting : Lemparan kekeranjang 7) Long shoot : Tembakan dari jarak jauh 8) Medium shoot : Tembakan dari jarak sedang 9) Total shoot : Hasil dari seluruh tembakan 10) Free throw : Lemparan bebas 11) Short shoot : Tembakan dari jarak erat 12) Jump shoot : Lemparan / tembakan sambil melompat 13) Jump ball : Bola lompat 14) Jump pass : Lemparan sambil melompat 15) Jumping jack : Berlompat bertumpu pada dua kaki, kedua tangan dibelakang kepala 16) Field goal attemted : Berlompat bertumpu pada dua kaki, kedua tangan dibelakang kepala 17) Field goals made : Tembakan sukses 18) Field goals percentage : Persentase tembakan lapangan 19) Warm up : Pemanasan 20) Foot work : Gerakan olah kaki 21) Streeching : Perenggangan / penguluran otot 22) Change of pace : Perubahan langkah 23) Change of direction : Perubahan arah lari 24) Half court : Setengah lapangan 25) Full court : Lapangan sarat 26) Turn over : Bola berpindah lawan bukan sebab tembakan 27) Transition : Perubahan dari menyerang ke bertahan 28) Trap : Jebakan 29) Help : Pertolongan 30) Wing : Sayap 31) Forward : Pemain penyerang 32) Guard : Pemain bertahan 33) Poin guard : Pemain pengatur serangan 34) Playmeker : Pemain pengatur serangan 35) Post : Pemain poros 36) Law post : Posisi pemain poros disamping bawah basket 37) High post : Posisi pemain poros digaris tembakan 38) Side post : Posisi pemain poros disamping garis tembakan eksekusi 39) Side line : Posisi pemain poros disamping garis tembakan eksekusi 40) Base line : Garis belakang 41) Mide line : Garis tengah lapangan 42) Back court : Daerah belakang lapangan 43) Front coart : Daerah depan lapangan 44) Strong side : Daerah sering dimana bola berada 45) Wead side : Daerah serang tanpa bola 46) Pivot man : Melangkah kesegala arah dengan bertumpu pada satu kaki sebagai Poros atau as 47) Post man : Pemain yang berfungsi selaku poros 48) Block out : Bendungan bola yang keluar 49) Screen : Menutupi jalan lawan sehingga temannya bebas bergerak 50) Intercept : Memotong jalan bola 51) Stealing the ball : Mentip bola untuk dikuasai 52) Assist : Umpan terhadap temannya untuk membuat poin 53) Rebound : Memantulkan bola kepapan pantul 54) Dribling : Menggiring bola 55) Double dribble : Menggiring bola dengan dua tangan 56) Lost ball : Bola lepas kendali 57) Personal foul : Kesalahan individual 58) Walking : Kesalahan melangkah 59) Zone defense : Pertahanan kawasan 60) Man to man defense : Pertahanan 1 lawan 1 dengan peran khusus setiap pemain menjaga 61) Small forward : Pemain yang mempunyai kesanggupan menembak dari lapangan bagian samping 62) Outlet pass : Pemain yang berfungsi sebagai akseptor operan permulaan pada waktu melaksanakan serangan kilat 63) The trailer : Pemain yang mengikuti jejak pada waktu serangan kilat 64) Back door : Pintu belakang 65) Ball handler : Pemain yang mampu mendribel bola dari kawasan pertahanan ke kawasan penyerangan dan memprakarsai penyerangan 66) Blocking : Bendunga 67) Full court press : Tekana keseluruh lapangan 68) Give and go : Beri dan pergi 69) Key hole : Garis tembakan eksekusi dan bulat 70) Disqualified player : Pemain yang tereleminasi 71) Trow in : Lemparan kedalam 72) Approach stop : Langkah pendekatan 73) Lateral glide step : Langkah melengser pada sisinya 74) Retreat step : Langkah mundur 75) Stutter step : Langkah tipu 76) Triple treath position : Adegan pemain yang menguasai bola dengan cara salah satu kakinya berada didepan kaki yang lain, sehingga mempunyai tiga kemungkinan menemba, menerobos kearah basket atau mengoper bola terhadap temannya. Adegan ini bisa disebut triguna/trifungsi. 6. POLA PENYERANGAN DALAM BOLA BASKET 1) Set offens. 2) Fast break. 3) Shuffele. 4) Double pivot offence. 5) Give and go weave. 6) Drive,driving 7. POLA DEFENSE “Offense can make you win the game, but defense can make you be the champion” Dari kalimat tersebut dapat kita bayangkan betapa pentingnya defense dalam bola basket. Sehingga seorang instruktur sangat dituntut menguasai strategi defense bagi timnya. Dalam melakukan set defense, seorang instruktur sebaiknya mampu melakukannya sesuai filosofi defense yang dimilikinya, 8. MEMECAHKAN (ZONE OFFENSE) Zone defense memperlihatkan masalah tersendiri untuk offense. Strategy yang sukses dipraktekkan untuk melawan man-to-man defense terkadang tidak bisa dilaksanakan saat melawan zone defense. Strategi zone offense mesti digunakan menghadapi zone defense. Terdapat dua jenis zone offense yang digunakan, ialah “zone 1″ dan “zone 2″. Kedua zone offense tersebut dirancang untuk melawan zone defense dengan dua pemain defensive di depan (“zone 1″), dan zone defense dengan satu pemain defensive di depan (“zone 2″). 9. Petunjuk lazim menyerang zone defense · Gunakan serangan cepat · Lakukan defense full-court press · Analisa jenis zone defense lawan · Sabar · Offensive rebound · Jaga jarak antar pemain · Usahakan menyerang dari dalam · Passing cepat · Terapkan screen · Perimeter dalam posisi triple-threat · Strategi terakhir Sumber: http://hangga.hol.es/ TIPS DAN TRIK LATIHAN BOLA BASKET Sumber https://ukoruinsby.blogspot.com
Home
Posts filed under ARTIKEL OLAHRAGA
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL OLAHRAGA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL OLAHRAGA. Tampilkan semua postingan
Minggu, 01 November 2020
Sabtu, 31 Oktober 2020
Waktu Ideal Berolahraga Saat Kerjakan Ibadah Puasa
Bulan bulan ampunan ialah bulan yang senantiasa ditunggu bagi umat Islam di seluruh dunia sebab di bulan suci ini umat Islam diajak untuk lebih mendekatkan diri dengan penciptanya melalui berbagai ajuan ibadah. Namun, keadaan ini juga menjadi tantangan tersendiri dimana mereka dituntut untuk menyeimbangkan puasa, ibadah, dan kegiatan seperti umumnya. Ada beberapa hal yang mesti diamati supaya mampu melakukan gaya hidup sehat yang sebanding selama bulan bulan pahala. Yang paling penting yaitu mempertahankan acuan makan, serta mengurus waktu istirahat dan olahraga dengan baik sehingga dikala berpuasa orang dapat tetap konsentrasi dan berenergi dalam melakukan acara sehari-hari. Realitanya memang orang condong menjalani acuan hidup yang kurang sempurna selama bulan ampunan. Setelah berpuasa selama kurang lebih 13 jam, kebanyakan orang Indonesia menentukan untuk memakan segala macam masakan, khususnya yang berkadar gula tinggi dalam jumlah besar. Sementara, waktu tidur cenderung berkurang. Umumnya, kita mempunyai waktu tidur selama 8 jam dan bangkit untuk aktivitas sehari-hari selama 16 jam. Namun, selama bulan ampunan, terjadi beberapa pergeseran waktu tersebut. “Ada empat pembagian waktu selama bulan bulan pahala di Indonesia, yakni 13 jam antara sahur dan buka puasa, tiga jam antara buka puasa dan makan malam, tiga jam antara makan malam dan tidur, serta lima jam untuk tidur,” ujar dr. Alia Basalamah dari Fitness First. Itu sebabnya, lebih lanjut disertakan oleh dr. Alia, jika perubahan waktu menuntut orang untuk mampu mengikuti keadaan dan mempunyai administrasi waktu yang lebih baik semoga contoh makan, waktu istirahat dan olahraga tetap sebanding. Dalam melaksanakan ibadah puasa, olahraga juga seharusnya tidak diabaikan. “Waktu terbaik untuk berolahraga yaitu 30-60 menit sebelum buka puasa dan 60 menit sehabis buka puasa, untuk membantu membuat lebih mudah rehidrasi,” tambah dr. Alia. Bentuk olah tubuh ketika berpuasa juga sebaiknya diperhatikan, mengenang puasa dikerjakan dalam waktu 30 hari. Tidak ada salahnya mengikuti bimbingan berolahraga yang sekarang banyak disediakan dalam bentuk aplikasi telepon genggam. Sebagai pendukung, jangan lupakan juga asupan penunjang seperti vitamin dan mineral yang dapat membantu kebugaran tubuh dan fokus sarat selama berpuasa. Sumber: http://www.cnnindonesia.com/ Sumber https://ukoruinsby.blogspot.com
Jumat, 30 Oktober 2020
Sejarah Dan Peraturan Olahraga Futsal
Futsal adalah permainan bola yang dimainkan oleh dua tim, yang masing-masing beranggotakan lima orang. Tujuannya yakni memasukkan bola ke gawang lawan, dengan memanipulasi bola dengan kaki. Selain lima pemain utama, setiap regu juga diizinkan mempunyai pemain cadangan. Tidak mirip permainan sepak bola dalam ruangan lainnya, lapangan futsal dibatasi garis, bukan net atau papan. Futsal turut juga dikenali dengan aneka macam nama lain. Istilah “futsal” ialah istilah internasionalnya, berasal dari kata Spanyol atau Portugis, futball dan sala. Futsal diciptakan di Montevideo, Uruguay pada tahun 1930, oleh Juan Carlos Ceriani. Keunikan futsal mendapat perhatian di seluruh Amerika Selatan, terutamanya di Brasil. Ketrampilan yang dikembangkan dalam permainan ini mampu dilihat dalam gaya populer dunia yang diperlihatkan pemain-pemain Brasil di luar ruangan, pada lapangan berskala biasa. Pele, bintang populer Brasil, contohnya, mengembangkan bakatnya di futsal. Sementara Brasil terus menjadi sentra futsal dunia, permainan ini kini dimainkan di bawah dukungan Fédération Internationale de Football Association di seluruh dunia, dari Eropa hingga Amerika Tengah dan Amerika Utara serta Afrika, Asia, dan Oseania. Pertandingan internasional pertama diadakan pada tahun 1965, Paraguay menjuarai Piala Amerika Selatan pertama. Enam perebutan Piala Amerika Selatan selanjutnya diselenggarakan sampai tahun 1979, dan semua gelaran juara disapu habis Brasil. Brasil meneruskan dominasinya dengan menjangkau Piala Pan Amerika pertama tahun 1980 dan memenangkannya lagi pada perebutan berikutnya tahun pd 1984. Kejuaraan Dunia Futsal pertama diadakan atas perlindungan FIFUSA (sebelum anggota-anggotanya bergabung dengan FIFA pada tahun 1989) di Sao Paulo, Brasil, tahun 1982, rampung dengan Brasil di posisi pertama. Brasil mengulangi kemenangannya di Kejuaraan Dunia kedua tahun 1985 di Spanyol, namun menderita kekalahan dari Paraguay dalam Kejuaraan Dunia ketiga tahun 1988 di Australia. Pertandingan futsal internasional pertama diadakan di AS pada Desember 1985, di Universitas Negeri Sonoma di Rohnert Park, California. Futsal The Rule of The Game Peraturan: Lapangan permainan 1. Ukuran: panjang 25-42 m x lebar 15-25 m 2. Garis batas: garis selebar 8 cm, ialah garis sentuh di sisi, garis gawang di ujung-ujung, dan garis melintang tengah lapangan; 3 m lingkaran tengah; tak ada tembok penghalang atau papan 3. Daerah penalti: busur berskala 6 m dari setiap pos 4. Garis penalti: 6 m dari titik tengah garis gawang 5. Garis penalti kedua: 12 m dari titik tengah garis gawang 6. Zona pergantian: tempat 6 m (3 m pada setiap segi garis tengah lapangan) pada sisi tribun dari pelemparan 7. Gawang: tinggi 2 m x lebar 3 m 8. Permukaan tempat pelemparan: halus, rata, dan tak abrasif Bola 1. Ukuran: 4 2. Keliling: 62-64 cm 3. Berat: 390-430 gram 4. Lambungan: 55-65 cm pada pantulan pertama 5. Bahan: kulit atau bahan yang sesuai yang lain (yaitu, tak berbahaya) Jumlah pemain (per tim) 1. Jumlah pemain maksimal untuk memulai pertarungan: 5, salah satunya penjaga gawang 2. Jumlah pemain minimal untuk menyelesaikan pertarungan: 2 3. Jumlah pemain cadangan optimal: 7 4. Jumlah wasit: 2 5. Jumlah hakim garis: 0 6. Batas jumlah pergantian pemain: tak terbatas 7. Metode pergantian: “pergantian terbang” (semua pemain kecuali penjaga gawang boleh memasuki dan meninggalkan lapangan kapan saja; pergantian penjaga gawang cuma dapat dijalankan kalau bola tak sedang dimainkan dan dengan kesepakatan wasit) Perlengkapan pemain 1. Kaos bernomor 2. Celana pendek 3. Kaos kaki panjang 4. Pelindung lutut 5. Alas kaki bersolkan karet Lama permainan 1. Lama normal: 2×20 menit 2. Lama istiharat: 10 menit 3. Lama perpanjangan waktu: 2×10 menit 4. Ada laga penalti jikalau jumlah gol kedua tim seri saat perpanjangan waktu simpulan 5. Time-out: 1 per tim per babak; tak ada dalam waktu suplemen 6. Waktu pergeseran babak: maksimal 10 menit Kejuaraan futsal terkemuka Piala Dunia Futsal FIFA · 1989 (di Rotterdam, Belanda): dimenangkan Brasil · 1992 (di Hong Kong): dimenangkan Brasil · 1996 (di Barcelona, Spanyol): dimenangkan Brasil · 2000 (di Guatemala): dimenangkan Spanyol · 2004 (di Taiwan): dimenangkan Spanyol. · 2008 (di Brasil): dimenangkan Brasil. Piala Dunia Futsal AMF · 1982 (di Sao Paulo, Brazil): dimenangkan Brazil · 1985 (di Madrid, Spanyol): dimenangkan Brazil · 1988 (di Melbourne, Australia): dimenangkan Paraguay · 1991 (di Milan, Italia): dimenangkan Portugal · 1994 (di Argentina): dimenangkan Argentina · 1997 (di Meksiko): dimenangkan Venezuela · 2000 (di La Paz, Bolivia): dimenangkan Kolombia · 2003 (di Paraguay): dimenangkan Paraguay. Sumber: http://hangga.hol.es/ Sumber https://ukoruinsby.blogspot.com
Kamis, 29 Oktober 2020
Uin Sunan Ampel Surabaya Menang Dramatis Atas Universitas Negeri Malang
Pertandingan penutup di hari keenam LIMA Futsal East Java Conference 2017, Selasa (10/10) kemarin mempertemukan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) melawan Universitas Negeri Malang (UM). UINSA berhasil menjangkau kemenangan keduanya di tabrak ini dengan skor final 2-1 atas UM. Kapten UINSA, Rico membuka babak pertama dengan gol apiknya pada menit ketujuh. Dominasi ditunjukkan UINSA di babak pertama ini. Serangan-serangan terus dilancarkan, namun belum bisa mengubah kedudukan. Hingga tamat babak pertama, UINSA masih mengoleksi satu gol. Skor sementara 1-0 untuk UINSA. Keadaan berbalik di babak kedua. Kali ini UM memperlihatkan dominasi permainan. UM jadinya menerima gol pertamanya lewat sepakan Rio pada menit ke-34. Meski UM berambisi untuk menambah golnya melalui serangan-serangannya, tetapi belum membuahkan hasil. UM justru kebobolan sebuah gol di menit selesai pertandingan. Tembakan Basori pada menit ke-39 bersarang ke gawang UM. Gol kedua untuk UINSA menutup pertandingan ini. Skor final 2-1 untuk UINSA. “Sebenarnya kami sudah menetapkan taktik, tetapi tidak dilakukan oleh para pemain. Faktor tekanan untuk mengejar gol, sehingga agak kehilangan kendali. Kemenangan ini adalah aspek keberuntungan. Saya lihat kami belum maksimal di pertandingan ini,” ujar Sai Dong, Pelatih UINSA. Sumber: https://bolalob.com/ Sumber https://ukoruinsby.blogspot.com
Selasa, 27 Oktober 2020
Minggu, 25 Oktober 2020
Amanah Terbesar Untuk Ukor Uinsa
Satu program resmi yang diadakan secara berkala 2 tahun sekali yang mempertemukan PTAIN se-Jawa dan Madura, Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM) ke-VII dengan tuan rumah IAIN Purwokerto (22-27/04/18) Dalam ajang IPPBMM yang diadakan oleh Kementrian Agama ke VI tahun lalu, Ukm Olahraga UIN Sunan Ampel Surabaya (UKOR) hanya sukses menenteng pulang 1 Medali Emas dan 2 Medali Perunggu. Dengan semangat tanpa batas, UKOR memberangkatkan lima cabang olahraga yaitu: Cabang Olahraga Tenis Meja, Cabang Olahraga Catur, Cabang Olahraga Bulutangkis, Cabang Olahraga Futsal dan Cabang Olahraga Volley. Tetep optimis meski menerima tantangan yang berbeda dari tahun lalu Cabang Olahraga Sepakbola sekarang sukses menjadi partisipan baru untu mengharumkan Kampus UIN Sunan Ampel Surabaya. Merupakan satu amanah yang sungguh besar diberikan oleh Kampus dengan mengutus lebih dari 50% anggota ukor untuk mengikuti turnamen IPPBMM ke VI, dengan cita-cita mampu memberikan hasil yang terbaik untuk UINSA. “Saya berharap bersama-sama dengan pulangnya kontingen UIN Sunan Ampel Surabaya, Saya telah mendapatkan laporan Medali Emas untuk setiap cabang olahraga yang diperlombakan” ujar ibu Hj. Yuliati Barara S., Ag sebagaiBagian Kemahasiswaan (19/4) Sumber https://ukoruinsby.blogspot.com
Sabtu, 24 Oktober 2020
Bulu Tangkis Uinsa Dominasi Juara Ippbmm Vii 2018
Tim Badminton UINSA Berhasil menyumbangkan 3 medali emas di pesta perlombaan Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM) VII 2018 di IAIN Purwokerto. Dari empat cabang pertarungan Badminton, UINSA menjuarai kategori Tunggal Putri, Ganda Putra dan Ganda Putri pada event dua tahunan ini. Cabang Olahraga (cabor) Badminton di IPPBMM kali ini di ikuti 92 atlet dari PTKIN di Jawa, Madura, Sumatera, Sulawesi dan Nusa Tenggara Barat. Terdiri dari 17 atlet cabor tunggal putra, 15 atlet tanggal putri , 30 (15 pasangan) atlet tunggal putra, dan 30 (15 pasangan) atlet tunggal putri. Sistem pertarungan Badminton menggunakan sistem gugur. Jika kalah bertanding maka tidak mampu melanjutkan ke babak selanjutnya dan akseptor yang memilki kemenangan beruntun menjadi juara cabor Badminton. Tim Badminton UINSA mengantarkan enam atlet Badminton. Cabang tunggal putra diwakili Satrio Wahyu Pratama, Tunggal Putri Zhinatul Widad, Ganda Putra Muhammad Aqsol Baikhaqi berpasangan dengan Ilham Dwi Pasapati, dan dari ganda putri Maulida Eva Machlifa dengan Sukma Anggraeni. Dominasi Badminton UINSA sudah terlihat semenjak babak penyisihan. Langkah atlet-atlet UINSA untuk menemukan kemenangan cukup gampang. Tunggal putri, ganda putra, dan ganda putri sukses mengalahkan musuh-lawannya dengan kemenangan 2 set langsung pada babak penyisihan sampai babak final. Hanya di ganda putra perwakilan atlet bulu tangkis tunggal putra tidak dapat melanjutkan ke babak berikutnya, tertahan di babak 16 besar. Pada babak akhir Tunggal Putri UINSA bertemu dengan Cintia Isni Mufidah perwakilan IAIN Salatiga dan dimenangkan UINSA dalam 2 set pertandingan. Ganda Putra UINSA berhadapan dengan UIN Banten dan berakhir dengan kemenangan UINSA 2:0. Sementara pasangan Ganda Putri UINSA berhadapan dengan Pasangan UIN Jakarta dengan kemanangan dramatis untuk UINSA 2:0. Dengan pemberian 3 medali emas dari tim Badminton. Posisi perolehan medali UINSA naik ke posisi 5 setelah berda di posisi 9. “Cukup baik capaian dari Tim Badminton UINSA, dengan 3 medali emas yang diperoleh Tim Badminton, kami bisa hingga di posisi 5 besar. Ini merupakan pujian bagi kami melihat perjuangan, semangat pantang menyerah, dan perjuangan para atlet yang mewakili UINSA,” ucap Yuliati Bararah, Ketua Kontingen UIN Sunan Ampel Surabaya. Sumber: http://www.uinsby.ac.id/ Sumber https://ukoruinsby.blogspot.com
Langganan:
Postingan (Atom)